Semuanya berawal dari sebuah angan-angan, harapan, dan mimpi. Kemudian kita berniat untuk mewujudkannya dan bekerja untuk mencapainya sampai hal yang kita inginkan tercapai. itu adalah idealnya. tapi ternyata, semua yang kita jalani ini berstatus tidak jelas. apakah ada yang tahu apa yang kita lakukan saat ini akan menghasilkan apa? pasti menjawab saya tidak tahu. atau nanti saya akan seperti ini, ini, dan ini, tapi tidak tahu juga ya,
Manusia memang hanya diberi wewenang untuk bermimpi dan berusaha sedangkan penentu hasil tetap lah Yang Maha Kuasa. berarti manusia adalah makhluk yang tak berdaya. betul sekali! andaikata manusia memiliki wewenang untuk memutuskan hasil akhir, maka manusia akan bertindak seenaknya saja. tidak diberi wewenang pun sudah seenaknya apalagi punya wewenang. Tamat lah dunia ini.
Tapi kita tidak usah berputus asa, karena justru ketidakpastian itulah yang membuat kita secara sadar ataupun tidak, bersemangat untuk mengejar atau melakukan sesuatu. Kalau hasil akhirnya sudah pasti "A", maka buat apa kita berusaha? hasilnya kan sudah pasti "A"?
dan yang terpenting yang harus diingat adalah kehidupan bukanlah hitung-hitungan matematika ataupun fisika yang sudah pasti hasil akhirnya seperti apa. tapi kehidupan adalah dinamika dari berbagai elemen makhluk hidup yang di belakang layarnya terdapat campur tangan dari Dzat Yang Maha Kuasa, dan fikiran manusia tidak akan pernah dapat memahami hal itu se canggih apapun manusia se cerdas apa pun manusia, dan dengan menggunakan disiplin ilmu mana pun juga, manusia tetap tidak akan menyamai Kuasa-Nya.
Di akhir tulisan ini aku ingin berkata bahwa : Yang Pasti di dunia ini adalah Kepastian-Nya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar