Jumat, 19 Agustus 2011

ALASAN

Ketika seseorang melakukan satu hal, setiap orang pasti akan menuntut alasan atas tindakannya tersebut. Padahal tidak semua alasan dapat diungkapkan. Terkadang sebuah alasan memang harus disembunyikan. Atau orang tersebut tidak ingin mengungkapkan alasan tersebut, karena hal lain. Terutama di negara yang sangat menjunjung tinggi toleransi ini, ketika akan berucap seseorang harus memikirkannya terlebih dahulu.


Yah, mungkin memang benar karena tidak mungkin ketika kita menolak ajakan seseorang kita akan mengemukakan alasan seperti ini: "aku tidak mau karena aku benci kamu.". Atau tidak mungkin juga ketika orang menyanyakan kenapa kita tidak meneruskan sekolah, kita akan menjawab: "saya tidak mungkin sekolah karena orang tua saya punya hutang ke tengkulak dan saya harus membantu membayaranya." Faktanya kalimat itu mungkin saja diungkapkan. tapi di tempat ini, di negara yang mengaku menjunjung tinggi asas toleransi dan kesahajaan, hal itu terdengar sangat tabu. malah mungkin orang yang mengatakannya akan di cap tidak memiliki perasaan atau tidak "berotak".

Tapi bukankah orang-orang akan tetap memaksa kita untuk mengatakan sebuah alasan?
Aku pikir jalan keluarnya hanya ada 2, jujur atau bohong?
Terserah mau yang mana yang penting orang-orang mendengar ALASAN. ga ada yang lain.

Sepertinya alasan adalah sesuatu yang penting ya? tapi kalau ada orang yang selalu mengemukakan alasan, kenapa disebut ''banyak alasan''?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar