Selasa, 24 Juli 2012

Bahagia

Diakui atau tidak kebahagiaan itu tidak selalu datang dari hal-hal
yang besar. 
Kebahagiaan tidak hanya diukur dari berapa gaji kita
perbulan, berapa banyak mobil kita, seberapa tinggi pendidikan kita,
secanggih apa gadget kita atau pun dari seberapa cantik diri kita.
Jika itu yang menjadi tolak ukur, maka berarti kebahagiaan hanya milik
segelintir orang. Ya,betul kan? Tidak semua orang memiliki mobil,
rumah megah ataupun gadget terbaru.
Padahal secara teori kebahagiaan adalah milik semua makhluk. Tanpa
terkecuali. Semut sekalipun berhak berbahagia. Menurut pendapatku
secara pribadi, kebahagiaan akan datang ketika kita membuat orang lain
bahagia atau ketika kita telah berbuat sesuatu yang berguna bagi orang
lain. Contoh kecilnya adalah ketika ada orang yang menanyakan alamat
dan kita bisa membantu dia menemukan alamat itu. Kau akan tekejut dan
merasa betapa indah dunianya ketika orang yang kita tolong itu
tersenyum dan berkata 'terima kasih'. Tentu saja semua mahluk bisa
melakukan hal itu. Itu artinya setiap mahluk bisa merasakan seperti
apa bahagia. Secara tidak langsung, bukankan itu membuktikan bahwa
ALLAH SWT itu Maha Adil?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar