Diakui atau tidak kebahagiaan itu tidak selalu datang dari hal-hal yang besar.
Kebahagiaan tidak hanya diukur dari berapa gaji kita perbulan, berapa banyak mobil kita, seberapa tinggi pendidikan kita, secanggih apa gadget kita atau pun dari seberapa cantik diri kita. Jika itu yang menjadi tolak ukur, maka berarti kebahagiaan hanya milik segelintir orang. Ya,betul kan? Tidak semua orang memiliki mobil, rumah megah ataupun gadget terbaru. Padahal secara teori kebahagiaan adalah milik semua makhluk. Tanpa terkecuali. Semut sekalipun berhak berbahagia. Menurut pendapatku secara pribadi, kebahagiaan akan datang ketika kita membuat orang lain bahagia atau ketika kita telah berbuat sesuatu yang berguna bagi orang lain. Contoh kecilnya adalah ketika ada orang yang menanyakan alamat dan kita bisa membantu dia menemukan alamat itu. Kau akan tekejut dan merasa betapa indah dunianya ketika orang yang kita tolong itu tersenyum dan berkata 'terima kasih'. Tentu saja semua mahluk bisa melakukan hal itu. Itu artinya setiap mahluk bisa merasakan seperti apa bahagia. Secara tidak langsung, bukankan itu membuktikan bahwa ALLAH SWT itu Maha Adil?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar